Globalisasi

Semakin berkembangnya teknologi dan berbagai aspek kehidupan yang bisa kita rasakan sekarang ini dan kemungkinan besar akan terus berlangsung selama manusia hidup di dunia dan selama orang orang berusaha mengembangkan berbagai hal yang bisa diusahakan dan bisa dikembangkan, makan kemajuan dan perkembangan yang ada akan terus berlanjut dan berdampak kepada kita. Ungkapan tersebut mungkin juga sedang anda rasakan. apakah anda pernah mendengar kata globalisasi? Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah definisi globalisasi menurut para ahli:

- Anthony Giddens: proses peningkatan kesalingtergantungan masyarakat dunia dinamakan dengan globalisasi. Ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia ketiga (yang pernah diajajah Barat dan meyoritas hidup dari pertanian)
- Selo Soemardjan: proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI.

Proses globalisasi adalah sebagai berikut:

1. Bangkitnya perekonomian internasional, ditandai dengan adanya perdagangan internasional (adanya jalur dagang sutra dari Cina 1000-1500 SM)
2. Dominasi perdagangan kaum Muslim di Asia dan Afrika.
3. Eksplorasi dunia oleh negara negara Eropa
4. Munculnya perusahaan perusahaan multinasional
5. Runtuhnya komunisme dan menyebarnya kapitalisme
Globalisasi juga menimbulkan dampak baik yang positif maupun yang negatif. Berikut ini adalah dampak globalisasi:
Positif:
1. Masuknya nilai nilai yang positif dari berbagai arah seperti etos kerja, kedisiplinan, contoh yang baik, pentingnya pendidikan, dll.
2. Berkembangnya iptek memicu perkembangan proses pembangunan yang semakin cepat.
3. Menumbuhkan dinamika terbuka.
Negatif:
1. Terjadinya cultural shock dimana masyarakat frustasi dengan masuknya kenyataan perubahan dampak dari globalisasi
2. Terjadinya cultural lag, yaitu masuknya globalisasi yang tidak serempak.
3. Anomi, yaitu keadaan tanpa nilai dan norma karena nilai dan norma lama ditinggalkan sedangkan nilai dan norma baru belum dibentuk.
Dalam menghadapi globalisasi ini, kita sebaiknya tetap selektif dan menyesuaikan diri dengan setiap perubahan dan kenyataan yang terjadi akibat dari globalisasi dengan selalu berpegang pada norma dan nilai terutama norma dan nilai keagamaan agar kita tidak salah langkah atau tidak keluar dari jalur yang semestinya.
Globalisasi | Maia Dianti | 5