Kerajaan Demak

Mungkin sebagian atau beberapa dari anda ingin mengetahui dan penasaran dengan keadaan bangsa Indonesia ini sebelum berdiri seperti ini, apa yang telah terjadi di masa lalu kepada bangsa Indonesia ini dan bagaimana bangsa ini melewatinya? Mungkin segelintir dari anda pernah memikirkan hal itu. ya, sejarah tentang Indonesia dimasa lampau memang perlu kita ketahui untuk bekal kita di masa depan.

Bukan pembekalan tentang bagaiamana kita mengalahkan berbagai serangan ataupun mengusir penjajah, namun bekal untuk kita menghargai kemerdekaan Indonesia dengan melakukan hal yang bisa membanggakan bangsa ini dan memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat Indonesia, juga belajar untuk hidup bagi orang lain, yaitu berkorban dalam kebaikan. Seperti yang kita ketahui, kerajaan kerajaan di Indonesia dahulu bercorak Hindu dan Budha dan bercorak Islam setelah masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia. Berikut ini adalah kerajaan bercorak Islam yang menarik untuk kita kupas, yaitu Kerajaan Demak.

Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Fatah di tahun 1507-1522, Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa. Kerajaan ini juga menjadi pelopor penyebaran agama Islam di Pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya. pendiri Kerajaan Demak yaitu Raden Fatah merupakan putra dari raja Majapahit, Brawijaya V. Dalam pemerintahannya, dibantu oleh Walisanga.

Kedatangan dan keberadaan Portugis di Indonesia yang menaklukan kerajaan kerajaan memang sudah terdengar, oleh sebab itu di tahun 1513, Pati Unus menyerang Portugis di Malaka dan beliau mendapatkan gelar Pangeran Seberang Lor. Pada tahun 1518, Raden Fatah digantikan oleh Pati Unus. Pati Unus kemudia digantikan oleh saudaranya yang bernama Sultan Trenggono, di tahun 1521-1546, dan Kerajaan Demak mencapai masa kejayaannya. Sayangnya, sepeninggal Sultan Trenggono yang meninggal dunia.

Kerajaan Demak menjadi rebutan kekuasaan. Prawoto, putra Sultan Trenggono bertempur dengan Arya Penangsang.Di tahun 1546-1568, Arya Penangsang berkuasa, setelah memenangkan pertempuran dengan Raden Prawoto.Di tahun 1568, jaka Tingkir yang merupakan seorang Adipati Pajang mengalahkan Arya Penangsang dengan bantuan Ratu Kali Nyamat, dan Jaka Tingkir mendirikan Kerajaan Pajang di Solo. Berakhirlah riwayat Kerajaan Demak setelah Arya Penangsang terbunuh dan pusat pemerintahannya dipindahkan ke Pajang.
Kerajaan Demak | Maia Dianti | 5