Berbagai jenis tanah dan proses pembentuknya

Kehidupan manusia di bumi ini tidak bisa terlepas dari tanah. selain manusia adalah terbuat dari tanah, manusia juga akan kembali ke dalam tanah (kuburan). Berbagai macam makanan yang dimakan manusia juga ditumbuhkan dengan media tanah seperti dari berbagai jenis pohon, pohon buah-buahan, dan manusia berpijak diatas tanah. tapi tahukah anda bahwa di dunia ini tidak hanya terdiri dari satu jenis tanah saja? tanah memiliki ragam dan bahan pembentuk yang berbeda beda. Ada tanah yang cocok untuk ditanami, ada tanah yang cocok untuk dijadikan media tanam, ada tanah yang cocok untuk dijadikan kuburan, ada tanah yang cocok untuk dibangun tempat tinggal, dan masih banyak lagi. Jika kita mengenal jenis jenis tanah, kita mungkin akan dapat mengklasifikasikan mana tanah yang cocok untuk ini, mana tanah yang cocok untuk itu, dan tanah apa sajakah yang ada di sekitar kita? Berikut ini adalah jenis jenis tanah dan proses terbentuknya:
1. Aluvial: tanah jenis ini terbentuk dari material material halus yang mengendap di sungai atau hasil dari pengendapan aliran sungai.
2. Vulkanis: tanah vulkanis banyak ditemukan di sekitar gunung berapi, yaitu karena terbentuk dari bahan bahan yang dikeluarkan oleh gunung yang meletus.
3. Laterit: tanah jenis ini memiliki warna yang kemerah merahan dari asalnya yang kelabu. Tanah ini adalah vulkanis yang telah mengalami proses pelarutan air hujan yang banyak dan suhu tinggi.
4. Padzol: tanah vulkanis yang terkena air hujan banyak dan suhu rendah. Banyak di daerah pegunungan.
5. Margalit: tanah ini terjadi karena batuan yang mengandung banyak kapur dan pengaruh hujan yang tidak merata sepanjang tahun.
6. Terrarosa: terbentuk karena hasil pelarutan batuan kapur.
7. Andosol: berasal dari abu gunung api.
8. Liat: tanah yang bentuknya berupa lempeng dan memiliki butiran halus. Biasanya bisa digunakan untuk membuat kerajinan dan dikeringkan.
9. Napal: tanah liat yang bercampur dengan batu kapur.
10. Kaolin: tanah liat yang bagus untuk dibuat keramik
11. Rawang (organosol): terbentuk dari sisa tumbuh tumbuhan.
12. Padas: terbentuk dari mineral mineral yang dikeluarkan air dari tanah di atas sehingga sifatnya padat.
13. Regosol: berasal dari material gunung api dan berbutir kasar.
14. Kapur: terbentuk dari hasil pelapukan batuan kapur dan tidak menyuburkan atau tidak subur.
15. Litosol: berasal dari batuan keras yang belum mengalami pelapukan secara sempurna.
16. Argosol (gambut): warnanya cokelat hingga hitam, terbentuk dari sisa tanaman yang telah mengalami pembusukan.
17. Grumosol: terbentuk dari material halu berlempung.
18. Lempung (debu): tanah ini tidak mudah merembaskan air.
19. Latosol: tanah jenis ini mengandung besi dan alumunium.
Berbagai jenis tanah dan proses pembentuknya | Maia Dianti | 5