Terbentuknya Muka Bumi dan Jagat Raya

Bumi yang kita pijak ini adalah salah satu planet yang dibentuk oleh kuasa Tuhan agar manusia dan makhluk makhluk hidup lainnya dapat hidup dengan layak. Ada banyak sekali planet di jagat raya ini, namun bumi adalah planet yang mengandung banyak kebaikan dan cocok untuk ditinggali makhluk hidup seperti kita. Sebagai penghuninya, manusia yang dari lahir sampai mati ada di bumi, tentu harus mengenal tempat tinggalnya ini. para tokoh mengemukakan teori teori proses terbentuknya muka bumi. Selain itu, ada apa saja di sekitar bumi dan di jagat raya yang luasnya tidak terkira ini. berikut ini adalah beberapa teori tentang terbentuknya muka bumi dan benda benda langit yang ada di jagat raya.
Definisi tentang Tata Surya: tata surya adalah kumpulan benda benda yang ada di angkasa antara lain adalah matahari sebagai pusat, planet-planet, satelit, asteroid, komet, dan juga meteor.
Teori-teori tentang terjadinya tata surya:
- Teori Kant, dikemukakan oleh Immanuel Kant: tata surya berasal dari bola gas yang bersuhu tinggi dan berputar lambat. Perputaran yang lambat menyebabkan terbentuknya konsentrasi zat yang memiliki berat jenis tinggi. Konsentrasi tersebut disebut inti, inti yang besar menjadi matahari dan inti yang kecil menjadi planet planet.
- Hipotesis Nebula, dikemukakan oleh Piere Simon Laplace: tata surya berasal dari bola gas (nebula) yang bersuhu tinggi dan berputar cepat. ada bagian nebula ini terlempar dan terus berputar mendingin menjadi planet.
- Teori Planetesima, dikemukakan oleh Moulton dan Chamberlain: bahwa dalam kabut terdapat material padat (planetesimal) yang saling tarik menarik antara sesamanya sehingga membentuk gumpalan yang disebut planet.
- Teori pasang surut, dikemukakan oleh Jeans dan Jeffery: dahulu ada bintang yang besar yang melewati matahari sehingga sebagian massa matahari tertarik dan membentuk tonjolan. Setelah bintang itu pergi maka tonjolan ini membentuk planet.
Seperti yang kita ketahui, benda benda langit yang ada di jagat raya ini tidak diam saja, melainkan berputar sesuai dengan garis edarnya. Berikut ini ada teori teori gerakan benda angkasa:
- Teori Geosentris (Ptolomeus): Semua benda angkasa beredar mengelilingi bumi.
- Teori Heliocentris (Nicholas Copernicus): Matahari sebagai pusat peredaran benda benda langit.
Dari teori teori tersebut, berkembanglah hukum hukum yang disebut Hukum Keppler, yang mendukung Teori Heliocentris.
a. Hukum Kepler I: “Semua planet beredar mengelilingi matahari dengan lintasan berbentuk elips dan matahari berada di salah satu titik apinya”
b. Hukum Kepler II: “Dalam periode yang sama, garis hubung antara matahari dengan planet membentuk bidang-bidang yang sama luasnya”
c. Hukum Kepler III: “Pangkat 2 periode sebuah planet menglilingi matahari, berbanding lurus dengan pangkat 3 jarak rata-rata ke matahari”
Berikut ini adalah anggota tata surya:
- Matahari
- Bumi
- Planet: Merkurius, Venus (planet dalam) dan Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus (planet luar)
- Asteroid: planet kecil yang ada di antara Mars dan Jupiter
- Komet: bintang berekor
- Meteor: bintang beralih
- Satelit: benda langit yang mengikuti planet
Terbentuknya Muka Bumi dan Jagat Raya | Maia Dianti | 5