Sejarah Masuknya agama Islam ke Indonesia

Indonesia terkenal sebagai negara Muslim terbesar di dunia. Mayoritas penduduk Indonesia menganut atau memeluk agama Islam. Hal tersebut menarik untuk kita telusuri lebih lanjut perihal dengan bagaimana awal mula masuknya agama Islam ke Indonesia hingga menjadi agama yang paling banyak dianut oleh masyarakat Indonesia.

Masuknya Islam ke Indonesia antara lain adalah oleh berita Cina tentang pedagang Arab di Kanton, lalu berita Arab tentang Sriwijaya yang menamai Zabag pada abad ke 8, lalu berita Marcopolo yang singgah di Samudra Pasai, lalu peninggalan batu nisan Fatimah binti Maimun pada 1082 M, lalu ada ditemukannya makan Raja Malik Al Saleh pada 1927 M, ada juga berita dari Ibnu Batutah, seorang musafir dari Maroko, ada juga berita dari Ma Huan yaitu seorang musafir dari Cina.

Setelah Islam masuk ke Indonesia, agama ini mengalami perkembangan. Proses perkembangan agama Islam ke Indonesia adalah dengan:

Perdagangan pedagang Arab, Persia, dan Gujarat.
Dengan politik
Melalui pendidikan dengan pendirian pesantren
Perkawinan
Tasawuf melalui tokoh tokoh seperti Hamzah Fansuri, dan Syekh Lemah Abang.
Melalui kesenian yang disebarkan oleh Sunan Kalijaga lewat wayang, gamelan, dan sekaten
Setelah agama Islam masuk dan mengalami proses perkembangan di Indonesia, juga terdapat peninggalan kebudayaan dan juga Akulturasi, antara lain adalah:

Bangunan masjid yang bentuk atapnya seperti pura Hindu, bentuk ruangnya seperti pendopo, adanya kentongan dan bedug, dan juga ukir-ukirannya bergaya Hindu.
Seni rupa yang berupa kaligrafi pada batu nisan, dinding-dinding masjid, gapura masjid, dan makam.
Seni sastra yang berupa Hikayat (cerita atau dingeng) seperti hikayat Pandawa Lima, hikayat Sri Rama, hikayat Panji Semirang, lalu ada Babad (dongeng yang digubah sebagai cerita sejarah) seperti babad Tanah Jawi yang bercerita tentang keadaan Pulau Jawa sejak Nabi Adam sampai pada tahun 1722, juga ada Suluk (kitab Tasawuf) seperti suluk Wujil, suluk Sukarsa, suluk Walang Semirang. Dan seni sastra lainnya seperti Serat Cabolek, Serat Cenithi, Tadjus Sallatin, dan Bustanus Sallatin.
Agama Islam memang disebarkan oleh tokoh-tokoh dan juga ulama-ulama, berikut ini adalah ulama-ulama penyebar agama Islam yang dikenal dengan nama Wali Sanga atau Sembilan Wali.

Sunan Maulana Maghribi, atau Malik Ibrahim. Beliau perintis penyebaran Islam di Pulau Jawa.
Sunan Ampel atau Raden Rahmat. Beliau mendirikan pesantren di Ampel.
Sunan Bonang atau Mahdum Ibrahim. Beliau menyebarkan agama Islam melalui keseninan.
Sunan Drajad atau Syarifudin. Beliau membantu golongan miskin.
Sunan Kalijaga atau Jaka Said. Beliau mengenalkan atau menyebarkan agama Islam melalui wayang.
Sunan Giri atau Raden Paku. Beliau mendirikan pesantren Giri.
Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah. Beliau menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.
Sunan Kudus atau Jafar Sadiq. Beliau adalah hakim tinggi dan panglima militer Kesultanan Demak.
Sunan Muria atau Raden Umar Said. Beliau guru tasawuf dan menyukai seni.
Ada juga beberapa ulama lain yaitu Syekh Siti Jenar yang dihukum mati oleh Walisanga karena menyebarkan paham yang sesat, lalu ada Sunan Tembayat, beliau menyebarkan agama Islam di Klaten, juga ada Sunan Panggung, beliau menyebarkan agama Islam di Tegal.
Sejarah Masuknya agama Islam ke Indonesia | Maia Dianti | 5