Unsur unsur stratifikasi sosial

Sebelumnya kita pernah membahas tentang stratifikasi sosial yang ada atau berlaku di dalam masyarakat. Namun, untuk kembali mengingatkan, stratifikasi sosial adalah kedudukan atau tingkatan status seseorang dalam masyarakat secara vertikal atau bertingkat. Stratifikasi sosial atau tingkatan status yang diperoleh oleh orang orang tersebut antara lain adalah karena kekayaan, kekuasaan, kehormatan, dan ilmu pengetahuan. Meskipun begitu, sebenarnya tingkatan kedudukan kita di mata masyarakat dan di mata Tuhan adalah berbeda. Mungkin di mata masyarakat kita bisa sedikit banyak mengetahui tingkatan status kita, namun kita tidak dapat mengatahui tingkatan status kita di mata Tuhan, karena hal tersebut adalah hal yang hanya diketahui oleh Tuhan.

Berikut ini kita akan menjelaskan tentang unsur unsur stratifikasi sosial.

A. Kedudukan sosial

Kedudukan sosial memiliki arti sebagai tempat atau posisi seseorang dalam kelompok sosial atau masyarakat secara umum.
Cara memperoleh kedudukan sosial adalah dengan cara:
a. Ascribed status: kedudukan sosial ini adalah kedudukan sosial yang diperoleh melalui keturunan.
b. Achieved status: kedudukan sosial ini adalah kedudukan sosial yang diperoleh melalui usaha usaha yang disengaja.
c. Assigned status: kedudukan sosial ini adalah kedudukan sosial yang diberikan karena berjasa.

B. Peran (role)

Peran yaitu pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan kedudukan atau status sosialnya. Dalam masyarakat, setiap individu memiliki perannya masing masing yang harus dijalankan.
Masalah masalah dalam peran:
- Konflik peran: misalnya adalah seorang polisi harus menangkap dan menghukum keponakannya sendiri.
- Ketegangan peran: misalnya adalah seorang bos atau seorang pimpinan harus menerapkan kedisiplinan dan kebijakan kebijakan kepada karyawannya yang tak lain adalah saudaranya sendiri.
- Kegagalan peran: misalnya adalah pejabat yang menyalahgunakan wewenang dan kepercayaan dari masyarakat.
- Kesenjangan peran: misalnya adalah mahasiswa yang terpaksa menjadi pedagang karena kesulitan biaya kuliah.

C. Kelompok

Kelompok adalah kumpulan orang yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi satu sama lain. Faktor yang menimbulkan terbentuknya kelompok adalah kedekatan dan juga kesamaan.

D. Lembaga

Lembaga adalah suatu sistem norma untuk mencapai tujuan yang dianggap penting oleh masyarakat.
Lembaga memiliki ciri cirinya. Ciri ciri lembaga menurut Gillin & Gillin, yaitu:
- Pola pemikiran dan perilaku terwujud dalam aktifitas masyarakat.
- Mempunyai tingkat kekebalan tertentu.
- Memiliki satu atau lebih tujuan
- Ada alat kelengkapan untuk mencapai tujuannya.
- Memiliki lambang yang merupakan simbol untuk menggambarkan tujuan dan fungsi lembaga.
- Memiliki tradisi yang tertulis dan tidak tertulis.

E. Organisasi sosial

Organisasi adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan dan kesadaran berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Berdasarkan sifat resmi atau tidaknya, dikenal dua macam organisasi:
- Organisasi formal: berbadan hukum.
- Organisasi informal: tidak berbadan hukum.
Unsur unsur stratifikasi sosial | Maia Dianti | 5